Cinta Sang Angin
Ada rona yang dilukiskan pada altar langitnya
merah membara bersama lembayung senja
Terekam dalam sanubari jejak purnama yang tenggelam dibalik awan...
...
Aku ingin terbenam bersama cinta sang angin
dinginnya membuat raga menggigil dan membeku,
kehangatannya memberi aroma rasa syahdu...
Gemerisik diantara ruang ruang yang kian sunyi
karena ada bisikan tentang kegelisahan relung hati....
Ketika senja turun bukit serasa tak berpenghuni
Kenalilah musim hujan yang akan mengecup bumi
dan kemarau panjang yang akan singgah menepi
yang merintokkan daun daun kering setiap hari...
Diantara dua musim cintaku akan tetap bersemi
rindu ku akan selalu menggumpal di relung hati
duhai sang hati,,....
Hari hariku adalah catatan tentang cinta suci
yang tersulam indah di peraduan malam ini....
Puisiku yang terbit di Harian Fajar.koran Lokal Makassar.edisi 13 April 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar