Cinta yang tak terucap
Cinta semerbak asa mewangi jiwa
Rindu, butiran indah menggumpal di hati,merapalkan akan indahnya namamu,sejuknya hadirmu kala malam menyayat kalbu.
Rindu dan Cintaku,selalu mengawang jauh di dalam sanubari yang mengingat akan Kebesaran-Nya
Rindu dan Cintaku,selalu mampu mengecup jiwa termanismu, menasbihkan dirinya dalam perupa waktu yang berderu,
Cinta dan Rinduku selalu bermuara pada satu titik puncak kehidupan,dimana titik titik itu menyatukan kita dalam bingkai Pernikahan yang abadi
Rindu dan Cintaku,seumpama puisi yang dilantunkan kahlil gibran pada
kekasih yang telah tiada,mampu menumbangkan kesedihan yang menjalari
jiwa pecinta.
Rindu dan Cintaku,seumpama lautan kasih yang bening oleh hamparan semesta alam,melukiskan keindahan surga karena-Nya
Rindu dan Cintaku,ibarat kasih menunggu jiwa pendampingnya dalam masa2
penantiannya,jejaknya mampu menaklukkan jiwa-jiwa yang lagi bermuram
durja
Dan sesungguhnya Kaulah Pemilik Rindu dan Cintaku,seperti
matahari yang merindukan kehadiran phoenix membelai sukmanya,dalam
aksara jiwa yang melantunkan tembang Keabadian-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar