Senin, 19 Mei 2014

cinta yang tak terucap

Cinta yang tak terucap

Cinta semerbak asa mewangi jiwa
Rindu, butiran indah menggumpal di hati,merapalkan akan indahnya namamu,sejuknya hadirmu kala malam menyayat kalbu.

Rindu dan Cintaku,selalu mengawang jauh di dalam sanubari yang mengingat akan Kebesaran-Nya

Rindu dan Cintaku,selalu mampu mengecup jiwa termanismu, menasbihkan dirinya dalam perupa waktu yang berderu,

Cinta dan Rinduku selalu bermuara pada satu titik puncak kehidupan,dimana titik titik itu menyatukan kita dalam bingkai Pernikahan yang abadi

Rindu dan Cintaku,seumpama puisi yang dilantunkan kahlil gibran pada kekasih yang telah tiada,mampu menumbangkan kesedihan yang menjalari jiwa pecinta.

Rindu dan Cintaku,seumpama lautan kasih yang bening oleh hamparan semesta alam,melukiskan keindahan surga karena-Nya

Rindu dan Cintaku,ibarat kasih menunggu jiwa pendampingnya dalam masa2 penantiannya,jejaknya mampu menaklukkan jiwa-jiwa yang lagi bermuram durja

Dan sesungguhnya Kaulah Pemilik Rindu dan Cintaku,seperti matahari yang merindukan kehadiran phoenix membelai sukmanya,dalam aksara jiwa yang melantunkan tembang Keabadian-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar