Senin, 19 Mei 2014

sajak jiwa merindu

Sajak jiwa-jiwa merindu

Adakalanya Rindu itu sulit kau pahami bahkan kau cerna oleh kalbu
Karena rindu bukanlah sesuatu yang berwujud melainkan ungkapan hati yang didera bunga musim semi manakala hatimu merangkai mimpi dengan nya,,

Menakar Rindu lalu menaburkan nya dalam tiap derai nafas hidupmu??ya selayaknya itulah rindu yang sedang mengisi kekosongan hatimu
Bukan lagi rindu yang sulit mencari arti sebenarnya,melainkan dalam derai nafas nya pun. rindu telah memijarkan langkahnya.

Rindu,selayaknya musim semi saat bunga bunga sakura menghadirkan satu pesona terindah dalam hidupnya,manakala ombak senantiasa kembali ke pantai,yah persis seperti ungkapan jiwa yang merindu.

Rindupun akan sulit terbantahkan walau kau telah memahami hakekat rindu itu sendiri,jauh lebih bijaksana membiarkan bunga bunga rindu itu memekarkan mimpinya dalam jiwamu
Karena bagi rindu sendiri,kau adalah jawaban terbaik nya,manakala rindu itu tak menemukan persinggahan terbaiknya,hanya untuk sekadar merangkai mimpi diatas derai waktu yang indah.

Rindu sesuai dengan namanya,akan tetap merindu,yah merindu dalam bunga bunga yang mengakar mimpimu,mencengkeram semua rasa dahaga akan cinta,meleburkan dalam pelukan hangat sang rembulan malam ini,di bawah tatapan gemintang yang berkilauan Rindu itu akan senantiasa singgah di kelopak matamu manakala hakekatnya tak mampu kau selami sedalam hatimu yang merindunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar