Sajak jiwa-jiwa merindu
Adakalanya Rindu itu sulit kau pahami bahkan kau cerna oleh kalbu
Karena rindu bukanlah sesuatu yang berwujud melainkan ungkapan hati
yang didera bunga musim semi manakala hatimu merangkai mimpi dengan
nya,,
Menakar Rindu lalu menaburkan nya dalam tiap derai nafas
hidupmu??ya selayaknya itulah rindu yang sedang mengisi kekosongan
hatimu
Bukan lagi rindu yang sulit mencari arti sebenarnya,melainkan dalam derai nafas nya pun. rindu telah memijarkan langkahnya.
Rindu,selayaknya musim semi saat bunga bunga sakura menghadirkan satu
pesona terindah dalam hidupnya,manakala ombak senantiasa kembali ke
pantai,yah persis seperti ungkapan jiwa yang merindu.
Rindupun
akan sulit terbantahkan walau kau telah memahami hakekat rindu itu
sendiri,jauh lebih bijaksana membiarkan bunga bunga rindu itu memekarkan
mimpinya dalam jiwamu
Karena bagi rindu sendiri,kau adalah jawaban
terbaik nya,manakala rindu itu tak menemukan persinggahan
terbaiknya,hanya untuk sekadar merangkai mimpi diatas derai waktu yang
indah.
Rindu sesuai dengan namanya,akan tetap merindu,yah
merindu dalam bunga bunga yang mengakar mimpimu,mencengkeram semua rasa
dahaga akan cinta,meleburkan dalam pelukan hangat sang rembulan malam
ini,di bawah tatapan gemintang yang berkilauan Rindu itu akan senantiasa
singgah di kelopak matamu manakala hakekatnya tak mampu kau selami
sedalam hatimu yang merindunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar